TEAM SERVICE. NET

Sabtu, 19 November 2011

Isi Laporan


BAB I

PENDAHULUAN


1.1. Latar Belakang
           
            Garmen merupkan salah satu Industri yang bergerak dibidang Busana. Salah satunya PT. BEST SEJATI KONESIA yang berada di Jl. Cianjur – Sukabumi. Sebagai tempat Peraktek Industri  Siswa SMK N 1 GEGERBITUNG bidang jurusan Tata Busna.
PT.BEST SEJATI KONESIA terdiri dari beberapa ruangan diantaranya, Sewing, Finising, Cutting, Patten, Sampel, dan Gudang.
            Bidang yang dipelajari selama PRAKERIN (Praktek Kerja Industri) disana adalah bagian gudang yaitu Aksesoris (Velcro, Label, Elastis Band, Caking Jiper, Snap, Barkot, Webbing).
            Berdasarkan dari Latar Belakang diatas Penulis menepatkan judul Laporan ini sebagai berikut yaitu Accecoris (Velcro dan Label).Alasan Penulis memilih Velcro dan Label, selain karena Penulis lebih mengusai bidang ini Velcro dan Label sangat penting untuk pelengkap busana.Velcro digunakan untuk penutup saku celana supaya saku dapat tertutup rapat.Sedangkan Label digunakan untuk memberi tanda pakaian tersebut menurut ukurannya.

1.2 Perumusan Masalah
            Berdasarkan Latar belakang di atas maka, Penyusun merumuskan beberapa masalah  diantaranya :
Ø  Apa yang dimaksud dengan Aksesoris (Velcro daan Label)
Ø  Apa yang dimaksud Elastis band
Ø  Apa yang dimaksud dengan Jiper

1.3. Pembatasan Masalah
            Dari Perumusan masalah diatas Penulis membatasi permasalahan hanya pada materi Aksesoris (Velcro dan Label )



1.4 Tujuan Laporan
Dalam Penulisan Laporan ini ada beberapa tujuan diantaranya adalah,
ØUntuk memenuhi Persyaratan mengikuti Sidang PRAKERIN
ØMelaporkan sebagai kegiatan PRAKERIN
ØDari awal sampai akhir sebagai bahan Ujian Sidang
1.5 Manfaat Laporan
 Pembuatan Laporan ini ada beberapa manfaat diantaranya :
ØSiswa menjadi mampu membuat laporan.
ØIsinya minimal manfaat bagi Penulis.
ØBahan acuan dalam menerangkan atau tinjauan yang harus dipertanggung jawabkan
1.6 Tempat dan Waktu Pelaksanaan Prakerin
Ø  Pelaksanaan Pakerin ini dilaksanakan di PT. BEST SEJATI KONESIA Jl. Cianjur – Sukabumi Desa. Cikahuripan kec. Gekbrong.

1.6.1  Sejarah singakat PT. BEST SEJATI KONESIA
            Perusahaan ini berdiri pada tahun 2004 dengan nama PT.MYUNGSUNG, Setlah tiga tahun berjalan perusahaan ini berganti nama menjadi PT. BEST SEJATI KONEKSIA hingga sekarang yang berpusat di jalan raya Cianjur -  Sukabumi  Desa Cikahuripan Kec. Gekbrong dibawah pimpiman direktur Mr. SOONGAK KWON
            Sebelum tahun 2004 banguna tersebut bukan merupakan garmen melainkan pabrik teh. Semakin meningkat permintaan barang yang diexspor maka perusahaan ini semakin berkembang begitupun jumlah karyawan yang terus meningkat hingga sekarang jumlah karyawan  mencapai 1.400 orang.

1.6.2 Disiplin Kerja Perusahaan
1        Masuk kerja jam 07:00 s/d 18:00
2        Harus mengisi NAME CARD
3        Dilarang makan atau membawa makanan saat kerja
4        Dilarang mengobrol selama bekerja
5        Handpone dimatikan pada saat berkerja
6        Tidak membawa tas keruangan kerja



1.6.3 Keselamatan kerja Perusahaan
1.       Dilarang meroko
2.       Gunting slalu digantung
3.       Jarum patah tidak di simpan di meja
4.       Slalu memekain masker saat berkerja
5.       Disediakan tabung pemadam kebakaran




























BAB II
PEMBAHASAN MATERI


Nama Industri / Perusahaan                :  PT.BEST SEJATI  KONESIA
Nama Pekerjaan                                   :  ACCESORIS
Tempat                                                 :  Gudang
Dikerjakan Oleh                                   :  Endah Jubaedah
Kelas  / Jurusan                                    :  XI  B TATA BUSANA
Dalam Bidang                                      :  Garmen

2.1 Teori Singkat Aksesoris ( Velcro dan Label).
 Aksesoris
            Aksesoris adalah perlengkapan yang digunakan dalam menyelesaikan suatu busana atau pakaian yang berfungsi untuk melengakapi ataupun memperindah suatu busana.Akseroris juga banyak yang mengartikan bahwa fungsinya untuk membuat suatu busana menjadi indah, tetapi tidak selamanya Aksesoris itu membuat pakaian menjadi indah, namun  hanya sebagai perlengkap busana.
Jenis-Jenis Akesoris diantaranya adalah  sebagai berikut :
a. Label
            Label adalah suatu tanda yang menunjukan identitas suatu produk dari hasil produksi yang dihasilkan salah satu industri yang mencakup keterangan produk tersebut, dari mulai bahan yang digunakan, ukuran, maupun kualitas barang tersebut. Terutama industri yang yang memproduksi pakaian jadi, sangatlah penting pengunaannya. Karena, Dulu industri tekstil tidak cerewet dan khusus seperti sekarang ini. Dengan orang-orang menjadi lebih sadar dan merek dapper apalagi lebih sadar, pentingnya label pakaian yang tidak seperti sebelumnya. Untuk bertahan hidup di salah satu bisnis harus memiliki nama yang mudah diingat dan menarik. Orang ingat nama, dan tertentu dan setia kepada apa yang cocok untuk mereka. Hal ini tidak hanya utilitas yang penting lagi, melainkan juga nama dan hormat yang datang dengan tag terpasang.




Macam – macam ukuran / size pada label
a.       Label size : Label ini digunakan untuk memberi tanda pakaian tersebut menurut akuran – ukurannya.
            S          : Small / kecil
            M         : Medium / Sedang
            L          : Large / Sedang
            XL       : Exstra Large / Exstra Besar
b.      Main label / Logo dipasang dibagian bawah kerah.
c.       Barkode dipasang dibagian bawah dekat saku.
d.      RM, Komposition, card label digunakan untuk pelengkap barkode tetapi cara                                     Memasangnya disatukan.

            Salah satu penggunaan yang paling umum dari sebuah label pakaian adalah untuk membantu seorang perancang mode mengembangkan pengenalan merek. Label merek pakaian umumnya ditempatkan beberapa tempat di dalam garmen untuk mengidentifikasi merek. Merek label juga sering ditempatkan di luar pakaian untuk membuat merek dengan mudah terlihat.

 













Gambar. 1


Sablon Label
            Sablon Label pada umumnya berbentuk pita/roll. Beberapa vendor suka menggunakan label jenis ini, terutama untuk mencantumkan keterangan produk, bahan produk atau cara pencucian.








Gambar. 2

 











Gambar. 3





Woven
            Woven adalah jenis label yang paling digemari, selain karena teksturnya yang terlihat kokoh, doff, label jenis woven paling mudah cocok dengan desain apapun.
Berikut ini adalah contoh-contoh label satin dengan desain sederhana. Jumlah yang diperoleh bisa lebih banyak, oleh karena itu label model ini banyak digunakan untuk produk-produk yang diproduksi dalam jumlah besar dengan cost yang minim. Cocok digunakan untuk souvenir berkelanjutan, promotions product, produk dengan desain sederhana dll.











Gambar. 4


 









Gambar. 5

b. Velcro ( Perekat )
            Velcro adalah jenis Accecoris yang digunakan untuk perlengkapan dalam celana pendek maupun panjang. Velcro diletakan di bagian saku belakang dan juga di saku samping yang berfungsi untuk tutup saku celana dan supaya saku tertutup rapat.

·        Sistem Perban Velcro dan Duri Semak
            Insinyur Swiss Georges De mistral menemukan sistem kancing yang disebut perban Velcro dengan meniru duri semak setelah bersusah payah membuang bagian-bagian tanaman ini yang menempel pada sepatunya. Mestral berfikir untuk menggunakan sistem tanaman ini pada industri pakaian. Ia membuat sistem tempel yang sama pada sebuah mantel yang terdiri dari secarik nilon dengan kumparan dan secarik lainnya dengan pengait. Karena kumparan dan lengkungan yang lentur, sistem ini dengan mudah menempel dan terlepas tanpa robek. Itulah mengapa pakaian astronot saat ini dilengkapi dengan perban Velcro.

            Berdasarkan jenis perekat pada diaper cover, kita bisa menggolongkan clodi pada 2 jenis yaitu clodi yang menggunakan Velcro (perekat) atau clodi yang menggunakan kancing. Pertanyaan berikutnya yang muncul, mana yang terbaik dari jenis ini? Jawabannnya tentu sangat subjektif berdasarkan kebutuhan moms.
Jadi sebelum menjatuhkan pilihan mau memilih yang jenis mana, yuk kita lihat kelebihan dan kekurangan dari jenis clodi ini.

 










Gambar. 6
            Velcro tentu saja jauh lebih praktis, karena hanya sekedar memasang sesuai ukuran dan merekatkannya. Hanya dibutuhkan waktu yang relatif singkat. Jadi jika si kecil agak rewel jika dipasangi clodi, pilihan menggunakan clodi yang menggunakan        Velcro tentu lebih baik Mudah memasangnya, tentu saja juga mudah melepaskannya. Jadi jika si kecil termasuk orang yang suka bergerak lincah dan bahkan terlalu aktif untuk mengutak-atik pakaiannya, maka penggunaan clodi yang menggunakan sistem velcro tentu tidak disarankan, karena Anda tentu tidak ingin si kecil mudah membuka clodinya yang menyebabkan kotorannya kemana-mana.       Dibanding snap, usia velcro mungkin tidak akan seawet snap terlebih jika perawatannya kurang maksimal.

·        Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Velcro

            Dalam mendukung Velcro, mudah digunakan, aman, dan bebas perawatan. Hanya ada sedikit penurunan dalam efektivitas bahkan setelah banyak pengancing dan unfastenings. Suara cemerlang itu membuat juga dapat bermanfaat terhadap pencopet . Selain itu, dalam Angkatan Udara Amerika Serikat, di mana Velcro digunakan untuk melampirkan patch untuk cocok penerbangan, aircrew telah belajar bahwa mereka dapat menghapus bola tumpukan kain kecil yang menumpuk pada sesuai dengan menggunakan sisi pengait di bagian belakang patch seperti kuas untuk menghapusnya.
            Velcro memiliki beberapa kekurangan: cenderung untuk mengumpulkan rambut, debu, dan bulu dalam yang kait setelah beberapa bulan biasa digunakan. Loop bisa menjadi memanjang atau rusak setelah penggunaan yang berkepanjangan. Velcro sering menjadi melekat pada barang dari pakaian, terutama longgar tenunan item seperti sweater . Selain itu, pakaian mungkin rusak ketika salah satu upaya untuk menghapus Velcro, bahkan jika mereka dipisahkan perlahan. Suara robek yang dibuat oleh unfastening Velcro membuatnya sesuai untuk beberapa aplikasi. Misalnya, bersembunyi tentara dari musuh tidak akan ingin mengingatkan musuh atau posisinya dengan membuka saku Velcro. Hal ini juga menyerap kelembaban dan keringat dipakai ketika sebelah kulit, yang berarti akan bau jika tidak dicuci.



Alat dan Bahan
Alat :
Ø  Mesin Potong Velcro
Ø  Gunting

Ø  Karton

Ø  Polibag

Ø  Tali Untuk Mengikat
 

Bahan
Ø  Velcro

Langkah Kerja
·         Label
Ø  Hitung satu persatu sampai seratus biji.
Ø  Pisahkan Label per-size ( sesuai ukuran ).
Ø  Kemudian ikat dengan menggunakan tali.
Ø  Bila sudah selesai hitung secara keseluruhan.
Ø  Setelah proses penghitungan dan pengikatan selesai label kemudian dimasukan ke Polibag (sesuai size).

·         Velcro
Ø  Masukan rolan Velcro ke mesin potong   Velcro.
Ø  Program mesinnya unttuk ukuran yang diinginkan.
Ø  Setelah deprogram rapihkan rolan Velcro supaya bila sudah jadi potongan tidak miring.
Ø  Lalu velcro dimasukan ke polibag.
Ø  Kemudian ikat mengunakan tali.
Ø  Setelah pross penghitungan dan pengikatan selesai, Velcro kemudia dimasukan ke Karton (sesuai Color).

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN


3.1 KESIMPULAN
            Berdasarkan dari pembahasan diatas PRAKERIN  dan dari hasil pengamatan dilapangan tentang accesoris (Velcro dan Label). Pada busana maka penulis dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.
1        Accesoris
Accesoris tujuannya untuk melengkapi dan memperindah suatu busana atau sebagai pelengkap busana contohnya Velcro dan Label :
Ø  Velcro jenis accesoris yang dipakai untuk pelengkap dalam celana pendek maupun celana panjang Velcro diletakan dibagian saku belakang dan juga disaku samping yang berfungsi untuk tutup saku celana dan supaya saku dpat tertutup rapat.
Ø  Label size jenis accesoris yang digunakan untuk member tanda pakaian tersebut menurut ukuran .
2        Bahwa accesoris yang penting sekali pada busana yang akan diproduksi.
3        Menjamin kualitas busana itu sendiri.
4        Memungkinkan konsumen puas terhadap busananya.

3.2 SARAN
            Untuk Pihak Sekolah
1        Pihak sekolah sebaiknya lebih meningkatkan lagi mata pelajaran produktif untuk bekal siswa yang melaksanakan PRAKERIN.
2        Para pembimbing disekolah sebaiknya lebih memperhatikan para siswa yang melaksanakan PRAKERIN.
3        Para pembimbing disekolah dapat berkonsultasi dengan pembimbing dari perusahaan untuk memonitoring kegiatan siswa dan segala hal yang bersangkutan dengan kegiatan PRAKERIN.
4        Kepada pihak sekolah supaya lebih matang.

BAB V
PENUTUP

            Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, yang mana atas rahmat dan hidayah-Nya akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) di PT. BEST SEJATI KONESIA. dan tidak lupa pula Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Penulis, baik moril maupun materil dan Penulis juga berterima kasih atas bimbingannya selama melaksanakan PRAKERIN dan juga atas diberikannya kesempatan untuk Praktek Kerja Industri  ( PRAKERIN ) dan mengenali dunia usaha di PT. BEST SEJATI KONESIA
            Dalam hal ini penulis tidak  lupa mengucapkan terima kasih kepada pembimbing yang telah membimbing sampai Penulis menyelesaikan Laporan ini dan juga beserta karyawan- karyawan yang membantu Penulis selama PRAKERIN.
            Penulis mohon maaf atas segala kesalahan yang telah diperbuat, baik disengaja maupun tidak disengaja. Penulis menyadari masih dalam tahap belajar, mohon memaklumi dalam hal ini, dan Penulispun masih banyak membutuhkan bimbingan, saran dan kritik dari  semua pihak.





















JURNAL KEGIATAN HARIAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
SMK NEGERI 1 GEGERBITUNG
TAHUN AJARAN 2011/2012

Nama                                                   : Endah Jubaedah
Nama Industri / Perusahaan                : PT. BEST SEJATI KONESIA
Alamat Industri / Perusahaan             : Jl. Cianjur  – Sukabumi Desa                                                                                      Cikahuripan Kec.Gekbrong
Bergerak dibidang                              : Tata Busana


NO.
KEGIATAN
WAKTU PELAKSANAAN
1
Gudang ( Cheking label )
11 Januari 2011
2
Gudang ( Ceking label )
12 Januari 2011
3
Gudang ( Ceking label )
13 Januari 2011
4
Gudang ( Ceking label )
14 Januari 2011
5
Elastis band
17 Januari 2011
6
Elastis band
18 Januari 2011
7
Elastis band
19 Januari 2011
8
Elastis band
20 Januari 2011
9
Ceking Barkot
21 Januari 2011
10
Ceking Barkot
24 Januari 2011
11
Ceking Barkot
25 Januari 2011
12
Ceking Barkot
26 Januari 2011
13
Ceking Barkot
27 Januari 2011
14
Ceking Barkot
28 Januari 2011
15
Ceking Barkot
31 Januari 2011
16
Ceking Barkot
01 Februari 2011
17
Ceking Barkot
02 Februari 2011
18
Ceking Jiper
04 Februari 2011
19
Snap
07 Februari 2011
20
Nyepul Benang
08 Februari 2011
21
Meter Dring dan Mencekeing Pakaian yang Sudah Jadi
09 Februari 2011
22
Pinising ( Buang Benang )
10 Februari 2011
23
Pinising ( Buang Benang )
11 Februari 2011
24
Pinising ( Buang Benang )
14 Februari 2011
25
Ceking Main Size Label
15 Februari 2011
26
Ceking Main Size Label
16 Februari 2011
27
Ceking Main Size Label
17 Februari 2011
28
Ceking Main Size Label
18 Februari 2011
29
Memotong Velcro dengan menggunakan mesin
22 Februari 2011
30
Memotong Velcro dengan menggunakan mesin
23 Februari 2011
31
Memotong Velcro dengan menggunakan mesin
24 Februari 2011
32
Memotong Velcro dengan menggunakan mesin
25 Februari 2011
33
Memotong Velcro dengan menggunakan mesin
28 Februari 2011
34
Memotong elastis band dengan mesin
01 Maret 2011
35
Memotong elastis band dengan mesin
02 Maret 2011
36
Memotong elastis band dengan mesin
03 Maret 2011
37
Memotong elastis band dengan mesin
04 Maret 2011
38
Memotong Webbing menggukan gunting
07 Maret 2011
39
Memotong  Webbing menggunakan mesin (1/2 hari)
08 Maret 2011
40
Memotong Webbing dengan menggunakan hot cut
09 Maret 2011
41
Memotong Webbing dengan menggunakan hot cut
10 Maret 2011
42
Memotong Webbing dengan menggunakan hot cut
11 Maret 2011
43
Memotong Webbing dengan menggunakan hot cut
14 Maret 2011
44
Memotong Webbing dengan menggunakan mesin
15 Maret 2011
45
Memotong Webbing dengan menggunakan mesin
17 Maret 2011
46
Memotong Webbing dengan menggunakan mesin
18 Maret 2011







DAFTAR PUSTAKA


1        2004. Busana Tingkat Dasar Terampil dan Mahir. Jakarta: Kawan Pustaka.1996. Kamus Inggris Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia.
2        Ardiati Kamil, Sri. 1986. Fashion Design. Jakarta: CV Baru.
3        Adelina dkk. 1995. Etika Komunikasi. Bandung: Angkasa.
4        Bagyono. 2004. Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keamanan di Tempat Kerja.
5        Cavandish, Marshall.1972 – 84. Encyclopedia of Dressmaking. London: Cavendish Books Limited.
6        Du Bois, W.F Textielvezels, Wolter- Noordhoff Groningen, 1971. Pengetahuan Bahan tekstil. Dapartemen Pendidikan dan Kebudayaan.
7        Elina Hasyim. Pengendalian Mula pada Industri Pakaian Jadi.
8        Falicitas Djawc, dkk. 1979. Pemeliharaan Busana dan Lenan Rumah Tangga.
9        Jane Saddler, Textiles, Third Edition, The Macmillan Company/ Collier- Macmillan
10    Limited, London. Hollen, Norme and Saddler, Jane, Textiles, The Mac MillanKumangai, Kujiro, 1988. Fashion Ilustration for ladies, Men & Children. Tokyo: Graphic – sha Publishing
11    Nurseha, 2005.  Mengikuti prosedur Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dalam Bekerja. Jakarta. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.
12    Harpini Kadaraan, Syahandini Purnomo, Sri Kiswani. Tata Busana 3.
13    Heru Sulanto. Teknologi Pakaian Jadi.
14    Hollen, Norma and Risina Pamuntjak Sjahrial, cet. Ke V, Pradnya Paramita, Jakarta, 1977.
15    Kujiro. 1988. Pesona wisata Klaten Kumangai, Fashion Ilustration. Tokyo: Graphic – sha Publishing.











                                                                                                                                               

                                                                                                                       

      














                        



                                                          







               

                                    
                      
          
                                                                   

2 komentar:

  1. Top 10 Casinos with slots in Vegas - Mapyro
    1. Grand Hotel, Casino 거제 출장샵 & 안양 출장마사지 SkyPod · 2. Caesars Palace, Las 정읍 출장샵 Vegas, NV. 9. The Star Grand. Las Vegas · 3. Hard 포항 출장샵 Rock Hotel 서귀포 출장안마 & Casino.

    BalasHapus